So The Smiles GoesOn











{June 14, 2008}   Lepaskan Dia,,

Kayaknya,,

Udah tiba saatnya aku melepaskan dia,,
Meskipun ku pernah merasakan yang lebih sakit dari saat ini, tapi aku memutuskan untuk melepaskannya perlahan-lahan. Ku harap kali ini tak kan sesakit saat-saat sebelumnya,,
Dari dia ku belajar banyak hal. Belajar untuk tidak berharap terlalu tinggi. Belajar untuk lebih bersabar. Belajar untuk ikhlas. Dan belajar mengikuti arus misteri Tuhan.
Lelah memang terombang-ambing dalam ketidak pastian tatapannya padaku. Tapi aku jadikan hal itu sebagai sebuah kenangan yang indah tentang dia.
Kurasa dia tahu. Kurasa dia menyadari. Kurasa dia merasakan. tapi kuyakin dia punya alasan yang baik untuk tidak mengatakannya padaku.
Kini…
Aku bisa tersenyum. Dengan atau tanpa dia.
Kini…
Aku bisa melangkah dengan tenang. Dengan atau tanpa dia.

Saat malam itu ia mendeskripsikan seseorang yang nampak begitu jelas adalah aku, aku sempat terhenyak dan merasa malu di depannya,,
Ternyata, bukan hanya aku yang menyadari,,
Tripode ku juga menyadari,,
Tapi aku yakin dia punya alasan dibalik kata-katanya itu,,

Dia tak akan menyakitiku. Dia bukan orang seperti itu. tapi tanpa ia sadari, ia pernah beberapa kali menyakitiku. Syukurlah,,aku sedang berada pada tahap peningkatan kesabaran dan keikhlasan. Tak ku gubris rasa sakit itu berkali-kali. Ku coba mengalihkan segala pehatianku darinya. Awalnya memang sulit untuk terbiasa. Tapi kini, aku memaksa untuk terbiasa.
Kalau bukan sekarang, kapan lagi??
Ku tak mau terjatuh saat ku terbang sudah terlalu tinggi. Ku tak mau merasakan itu lagi.

Mungkin….

Ini adalah jawaban Tuhan tentang DIA YANG SELALU KUSEBUT DALAM DOA,,
Jika memang inilah jawabannya,,aku ikhlas,,

SANGAT IKHLAS,,

Aku yakin, Tuhan menyimpankan dia yang terpilih untukku. Aku yakin, Tuhan akan memberikan hadiah terindah bagiku di hari itu. aku yakin, dia akan menjadi jodohku.
Semoga Tuhan memberikanku kesabaran untuk menunggunya.
Semoga aku tak akan pernah lelah untuk menunggu.
Aku pasti bisa bertahan untuk kesekian kalinya. Yakin pasti bisa. Aku pasti bisa meluruskan pemikiran orang akan hubungan aku dan dia.
Aku tak hanya punya dia. Aku punya meraka semua!! Bahkan aku punya seisi dunia ini. Apa lagi yang kurang dari hidupku??
CINTA TAK HARUS MEMILIKI,,

Aku sudah mengalami ini untuk keempat kalinya. Seharusnya ini sudah menjadi sebuah kebiasaan bagiku. Dan kurasa, aku memang sudah terbiasa. aku tetap dapat mencintainya dalam wujud yang lain. aku tetap dapat memujanya dalam bentuk yang lain.

Tuhan,,terima Kasih karna Kau telah pertemukanku dengan dia yang selama ini selalu kusebut dalam doa,,,

=)



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: