So The Smiles GoesOn











{January 16, 2009}   REACH UP 2008!!!!

Semua makhluk ciptaan Tuhan memiliki potensi untuk membuat dunia ini menjadi lebih baik. Namun seringkali kita tidak menyadari potensi yang kita meiliki dan bagaimana menggunakannya dengan tepat. Pernahkah anda bertanya dalam hati, “apakah saya memiliki potensi dalam bidang manajemen komunikasi? Kalau iya, potensi apa yang saya miliki?”. Kalau tidak, sekarang waktunya untuk berubah.
Manajemen komunikasi identik dengan interaksi sosial pada manusia. Ada kalanya kita harus mampu untuk memposisikan diri dengan tepat dalam situasi tertentu, kita juga harus mampu menghadapi dan menjalin kerjasama dengan orang lain tanpa mencampurnya dengan urusan pribadi. Ini merupakan sebagian alasan diperlukannya sikap professional dalam diri anda masing-masing.

s1035225133_249359_4596

Dalam Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran, setiap tahunnya selalu diadakan Pengenalan Organisasi, Studi, & Dunia Kerja atau yang biasa disingkat dengan POSTER. POSTER merupakan suatu kegiatan orientasi jurusan yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa baru yang memilih jurusan Manajemen Komunikasi. Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan dikenalkan lebih dalam tentang prospek kerja Manajemen Komunikasi dan akan dipertemukan dengan alumni, dosen, maupun praktisi yang berhubungan dengan manajemen komunikasi.
POSTER ini tidak seperti orientasi mahasiswa baru dalam sebuah fakultas atau universitas. Dalam POSTER, mahasiswa akan diperlakukan selayaknya orang dewasa yang memiliki etika dan mengikuti norma yang berlaku sesuai dengan etika dunia kerja nantinya. Bahkan pakaian yang wajib dikenakan peserta POSTER adalah pakaian formal dan rapi selayaknya pakaian formal dunia keja.
POSTER 2008 yang diadakan pada tanggal 12-20 Desember 2008, mahasiswa Manajemen Komunikasi (Mankom) 2007 diberikan kesempatan untuk dapat menggali potensi dirinya sesuai dengan tiga konsentrasi dalam Mankom. Setiap pengenalan konsentrasi diberikan waktu masing-masing dua hari.

Hari pertama, mahasiswa Mankom mengikuti rangkaian acara dari pagi hingga sore hari. Acara pada hari pertama berupa pengenalan panitia POSTER, dosen-dosen Mankom, dan jajaran struktur organisasi Himpunan Mahasiswa Manajemen Komunikasi. Selain itu, di hari pertama para peserta juga diminta untuk bekerjasama dalam sebuah kelompok kecil untuk membuat sebuah bangun tiga dimensi yang mengandung filosofi Manajemen Komunikasi.

s545554581_1176352_4000

Tak hanya itu, seluruh peserta juga ditantang untuk bermain dalam permainan-permainan yang diadakan pihak panitia. Permainan yang disajikan bukan hanya sekedar permainan yang menghibur, tapi juga mangasah kemampuan otak dan mengandalkan daya kreativitas peserta. Salah satu contoh permainan yang menarik adalah permainan yang mengikutsertakan 13 orang perwakilan dari setiap kelompok, yaitu permainan membuat rangkaian kata yang berbeda menjadi sebuah kalimat yang unik dan lucu. Setiap kata yang diberikan sudah ditentukan oleh pihak panitia. Selain membutuhkan daya konsentrasi yang tinggi, peserta juga membutuhkan daya imajinasi yang tinggi untuk membuat rangkaian kata yang “tidak biasa”.

Materi-materi dan tugas yang diberikan kepada peserta POSTER 2008 juga bukanlah materi dan tugas yang “biasa”. Baik materi, tugas, permainan, dan pembicara-pembicara yang dihadirkan, semuanya memiliki manfaat yang sangat besar bagi peserta POSTER 2008.
Setiap konsentrasi menyajikan materi dan tugas-tugas yang sesuai dengan konsentrasi yang berkaitan. Seperti pada konsentrasi media, peserta diberikan materi berupa pengenalan prospek kerja industry media dari manajemen komunikasi, seperti jika ingin bertahan dalam industry media harus ekstra keras berjuang untuk mendapatkan yang terbaik karena masih banyak industry media yang belum lengkap strukturnya, lalu pertimbangkan pemilihan profesi (prospek industry, prediksi trend perkembangn teknologi informasi sesuai profesi yang diminati, serta lifestyle yang sedang diikuti oleh masyarakat). Pada konsentrasi media juga dijelaskan bagaimana manjadi seorang professional dalam bidang media, menjadi seorang peneliti media, dan menjadi pebisnis dalam bidang media.

Tugas kelompok yang diberikan pada konsentrasi media berupa pembuatan storyboard, naskah iklan, dan iklan media cetak sesuai dengan tema yang telah ditetapkan. Tugas kelompok lainnya berupa pembuatan tiga proposal untuk pembuatan tiga media yang berbeda sesuai dengan tema yang ditentukan. Lengkap dengan poster, compact disc berisi presentasi proposal, dan dilengkapi dengan packaging yang menarik. Pemilihan tugas kelompok proposal media terbaik dilakukan oleh praktisi media yang kompeten.
Pada konsentrasi Manajemen Komunikasi berikutnya, yakni Marketing Komunikasi atau biasa disingkat Markom, peserta POSTER diberikan penjelasan tentang sejarah masuknya marketing dalam kajian bidang ilmu komunikasi, yakni pada tahun 1980-an. Peserta juga diberikan gambaran tentang prospek kerja bidang Markom seperti menjadi seorang konsultan, analisis pemasaran, marketing product, diplomat, public speker, sales person, event organizer, script writer, customer service, dan masih banyak lagi bidang kerja yang dapat dimasuki oleh Markom.

Peserta juga diberikan penjelasan tentang perbedaan marketing ekonomi dengan marketing komunikasi. Pada marketing komunikasi, pendekatan yang dilakukan lebih mengarah pada sisi komunikasi dari marketing. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan tentang target dan sasaran Marketing Komunikasi, yakni to informing, to reminding, and to persuading.

Untuk tugas kelompok yang diberikan kepada peserta pada konsentrasi marketing, peserta diharuskan membuat sebuah proposal mengenai sebuah produk kesehatan berbahan dasar jengkol. Tak jauh beda dari tugas kelompok proposal media, pada proposal marketing juga harus disertakan sebuah compact disc berisi presentasi proposal, contoh product, dan packaging yang menarik. Dan tentu saja pemilihan proposal terbaik dilakukan oleh praktisi marketing komunikasi yang kompeten dibidangnya. Kemudian sebuah pemahaman tentang empat aspek besar seorang marketer, yakni Product Knowledge, pelanggan dan prospek, Relationship, dan presentasi penjualan.
Yang unik dari proposal Markom terbaik adalah bahwa product yang mereka sajikan adalah product kesehatan dengan bahan dasar jaengkol yang bermanfaat untuk sapi. Pada sapi, jengkol dapat menyembuhkan penyakit bloat (kembung) yang dapat menyebabkan kematian.

Selain tugas proposal, pada tugas kelompok markom berikutnya, peserta diharuskan menjual product yang telah ditentukan oleh panitia sesuai dengan masing-masing kelompok dalam kawasan Universitas Padjajaran kampus Jatinangor. Peserta diharuskan menjual product tersebut dalam pengawasan supervisor kelompok dan harus mendapatkan profit atau keuntungan dari penjualan product tersebut. Kelompok terbaik adalah kelompok yang berhasil mendapatkan profit lebih dari Rp. 50.000 dalam waktu 30 menit saja.
Terakhir, adalah penjelasan tentang konsentrasi TTC (Training and Consulting) dimana para peserta POSTER mendapatkan pengetahuantentang pengertian Mental Block, yaitu keyakinan yang dapat menghambat keinginan untuk maju dan bertindak.
Mental Block ini dapat timbul dari dalam diri sendiri, seperti factor keturunan, pendidikan, keberuntungan, nasib, zodiac, jenis kelamin, weton (hari lahir), usia, dan factor-faktor lainnya.
Mental Block sendiri memiliki dampak negatif seperti keyakinan yang salah, kurang percaya diri, tidak semangat, trauma, takut, cemas, dan stress. Namun demikian, ada cara-cara untuk menghancurkan Mental Block, antara lain dengan tindakan yang mengunakan potensi diri untuk mendapatkan hasil yang dapat membentuk suatu keyakinan yang kukuh untuk melakukan tindakan-tindakan lainnya.
Tugas yang diberikan kepada para peserta untuk konsentrasi TC adalah sebuah tugas kelompok untuk membuat sebuah proposal rancangan program pelatihan sesuai dengan tema yang ditentukan. Untuk pelengkap tugas, tidak berbeda dengan tugas proposal Media dan Markom.

Selain tugas-tugas kelompok, peserta juga mendapatkan tugas wajib individu yang harus dikumpulkan pukul 07.00 WIB kepada supervisor kelompok masing-masing. Tugas individu tersebut antara lain adalah tugas Daily Self Development berupa ringkasan materi yang telah diberikan pada hari sebelumnya. Hal ini berguna untuk mengingatkan kembali peserta tentang materi yang telah diberikan. Tugas individu lainnya dapat berupa tugas-tugas ringan yang berhubungan dengan konsentrasi yang ada di jurusan Manajemen Komunikasi FIKOM UNPAD.
Bagi kelompok atau pun peserta yang melanggar aturan yang telah disepakati dalam kontrak kerja antara pihak panitia dan pihak peserta, dapat dikenakan hukuman. Pertama-tama, kelompok yang melakukan kesalahan akan dipanggil untuk masuk dalam sebuah ruangan gelap yang dikenal dengan sebutan Boardroom. Kelompok yang masuk ruangan tersebut diharuskan untuk menganalisa kasus yang telah diberikan oleh pihak panitia dan kelompok yang bersangkutan harus mempertahankan argumennya. Setelah itu, sebagai hukuman, kelompok atau pun peserta yang melanggar aturan akan mendapatkan tugas rambahan.

Sungguh luar biasa pengalaman yang didapat peserta POSTER 2008. Tak hanya mendapatkan segudang ilmu yang sangat bermanfaat baik dalam dunia kerja, peserta juga mendapatkan pengalaman yang akan membantu mereka untuk bertahan di masa depan.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: